Maya Karin Ke Nepal Pada Oktober

Maya Karin Ke Nepal Pada Oktober


Jika dilihat dari segi luaran, pelakon jelita, Maya Karin boleh digambarkan sebagai seorang yang lemah lembut. Tetapi sebenarnya wanita ini berjiwa lasak.
Dia mempunyai kecintaan yang tinggi untuk mengembara ke seluruh dunia.
Tidak kira sama ada pergi secara berseorangan atau kumpulan, Maya Karin tidak pernah takut untuk berhadapan dengan dunia luar.
Pada Oktober depan, dia bakal ke Nepal untuk menemani bapanya mendaki ke Gunung Langtang Lirung sekaligus bakal menyambut hari lahirnya di sana.
Menurut Maya, dia akan ke Kathmandu, Nepal sebelum mendaki gunung tersebut yang mengambil masa 8 hari.
“Empat hari naik dan empat hari turun, jadi masa turun ke kaki gunung itu merupakan hari jadi saya.
“Saya memang tidak sabar untuk menyertai ekpedisi ini dan sangat teruja,” katanya yang dipetik melalui Murai.com, di sini, baru-baru ini.
Sementara itu, Maya kini sudah memasuki tahun kedua menjadi duta produk Innershine.
Maya akui, Innershine banyak membantu memberi perlindungan kepada kulitnya yang sering terdedah kepada pancaran matahari.
“Pengambilan sehari sekali produk Innershine dapat mengekalkan kesihatan kulit. Ia sangat berkesan dan mujarab,” kata aktres berusia 32 tahun ini.
Oleh: NURUL NAFISAH MAZLAN

Pria Lebih Mungkin Untuk Jatuh Cinta Pada Pandangan Pertama

pandangan pertama
Ilustrasi Pasangan jatuh cinta I foto : peoplesdailyng.com

Pria lebih sering jatuh cinta pada pandangan pertama. Ini adalah kesimpulan yang dicapai oleh peneliti, menurut Globalscience.

Survei menemukan bahwa 25% laki-laki dapat jatuh cinta seketika, dan 29% lebih stabil mental.

Sementara itu, tampak bahwa perempuan lebih praktis. Mereka jarang menceburkan diri langsung ke dalam pusaran cinta, butuh waktu yang lama untuk mengevaluasi pasangan atau gebetannya. Dengan demikian, survei menunjukkan bahwa pada pandangan pertama untuk jatuh cinta bagi perempuan hanya 20%. Hanya satu dari tiga wanita langsung jatuh cinta setelah kencang pertama di lokasi pertemuan.

Menurut para ilmuwan bahwa kencang pertama yang paling berkesan, yaitu terjadi pertemuan ditempat pariwisata dan perjalanan.


Selama kencang pertama masing-masing dari pasangan selalu grogi dan selalu memperhatikan penampilan dan pakaian masing-masing. Bahkan selama percakapan diantara mereka cenderung melihat di bagian wajah, menutupi hidung, mata dan bagian mulut.  Menurut para peneliti, hal ini  normal karena itu dapat membantu seseorang untuk menentukan keadaan emosional seseorang.