Maya Karin Ke Nepal Pada Oktober

Maya Karin Ke Nepal Pada Oktober


Jika dilihat dari segi luaran, pelakon jelita, Maya Karin boleh digambarkan sebagai seorang yang lemah lembut. Tetapi sebenarnya wanita ini berjiwa lasak.
Dia mempunyai kecintaan yang tinggi untuk mengembara ke seluruh dunia.
Tidak kira sama ada pergi secara berseorangan atau kumpulan, Maya Karin tidak pernah takut untuk berhadapan dengan dunia luar.
Pada Oktober depan, dia bakal ke Nepal untuk menemani bapanya mendaki ke Gunung Langtang Lirung sekaligus bakal menyambut hari lahirnya di sana.
Menurut Maya, dia akan ke Kathmandu, Nepal sebelum mendaki gunung tersebut yang mengambil masa 8 hari.
“Empat hari naik dan empat hari turun, jadi masa turun ke kaki gunung itu merupakan hari jadi saya.
“Saya memang tidak sabar untuk menyertai ekpedisi ini dan sangat teruja,” katanya yang dipetik melalui Murai.com, di sini, baru-baru ini.
Sementara itu, Maya kini sudah memasuki tahun kedua menjadi duta produk Innershine.
Maya akui, Innershine banyak membantu memberi perlindungan kepada kulitnya yang sering terdedah kepada pancaran matahari.
“Pengambilan sehari sekali produk Innershine dapat mengekalkan kesihatan kulit. Ia sangat berkesan dan mujarab,” kata aktres berusia 32 tahun ini.
Oleh: NURUL NAFISAH MAZLAN

Sadis! Usai Bunuh Isterinya Pembunuh Posting ke Facebook

 10 Ogos 2013
 
 Medina dan Istri (Foxnews.com)
Miami - Derek Medina (31), seorang lelaki dari South Florida, mengunggah sebuah foto mayat isterinya yang tergeletak di lantai melalui akaun Facebook peribadinya.

Dia menembak mati isterinya, Jennifer Alfonso (26) di rumah mereka di Miami Selatan, bahagian pinggiran Miami dan menyerahkan dirinya kepada polis .

"Aku akan masuk penjara atau dihukum mati kerana membunuh isteriku, aku sayang kalian teman-teman dan akan merindukan kalian. Pengguna facebook akan melihatku masuk berita," tulis Medina di akaun Facebooknya, seperti dilansir dari CNN, Khamis (8/8/2013) pagi waktu setempat.

Foto yang berjudul "RIP Jennifer Alonso" itu menunjukkan seorang wanita dengan baju ketat warna hitam. Wanita itu tergeletak dengan posisi terjatuh setelah sebelumnya dalam posisi berlutut. Kakinya tertekuk dan darah tampak dari kaki dan pipi kirinya.

Berdasarkan surat keterangan, Medina mengaku dia dan isterinya bertengkar hebat di tingkat atas rumahnya ketika dia mengacungkan pistol ke arah isterinya. Lalu Jennifer pergi dan berkata akan meninggalkan Medina. Medina mengejar Jennifer hingga dapur. Ketika itu Jennifer memukuli dirinya. Kemudian, Medina kembali ke tingkat atas, mengambil pistolnya, dan kembali ke dapur. Jennifer melawan dengan mengacungkan pisau. Alih-alih, merebut pisau dari tangan isterinya, Medina malah menembaknya beberapa kali.
 sumber:detikNews

Walikota Setor Uang ke Geng Narkoba Untuk Tetap Hidup

Walikota Setor Uang ke Geng Narkoba Untuk Tetap Hidup
 - Walikota Setor Uang ke Geng Narkoba Untuk Tetap Hidup, Mexico City, - - Kartel-kartel narkoba sungguh menjadi momok bagi banyak orang di Meksiko. Bahkan para walikota di negeri itu harus memberikan sejumlah uang ke geng-geng narkoba untuk tetap hidup.


Seorang walikota tewas ditembak saat sedang menyantap sarapan pagi bersama istrinya di sebuah restoran beberapa hari lalu. Untuk menghindari nasib serupa, para walikota di negara bagian Michoacan, Meksiko barat mengaku mereka harus membayar ke kartel-kartel narkoba.

Wilfrido Flores Villa, walikota interim di kota Nahutzen, Michoacan merupakan walikota ke-31 yang tewas dibunuh di Meksiko sejak gelombang kekerasan terkait narkoba mulai melanda negeri itu tahun 2006.

"Kurangnya keamanan telah berdampak pada kami. Ini hal yang semua orang tahu tapi tidak dibahas, karena kami takut menghadapi kejahatan terorganisir tersebut," ujar salah seorang walikota kepada kantor berita AFP, Jumat (8/2/2013).

"Kami harus membayar pajak ke mereka," kata walikota yang minta dirahasiakan identitasnya itu. "Mereka tidak memberikan kami pilihan," imbuhnya.

Geng-geng yang beroperasi di Michoacan, mengganggu semua orang mulai dari yang kaya hingga yang miskin. Mereka semua harus membayar jika tidak ingin diculik atau dibunuh. 

"Ini hal yang tak kami inginkan. Ini hal yang terpaksa kami lakukan. Kami tak tahu harus lari ke mana. Mereka tidak memberikan Anda pilihan," cetus walikota tersebut.







sumber: